oleh Riawani Elyta Sepertinya, kita masih punya peluang.
Saat yang kubawa dari masa lalu hanyalah luka yang membiru. Dan yang kulalui di masa kini adalah ribuan onak duri. Sanggupkah hadirmu yakinkanku akan bahagia di masa depan? Sementara kau.... Adalah saksi dari semua perjalanan itu. ... [selengkapnya]
oleh Riawani Elyta "Saat pahitnya kenyataan mengitari gadis itu dari segenap arah, dia hanya punya satu pilihan: menjalaninya."
Langit Kota Beijing berpesta, pijar warna kembang api terlontar bergantian ke angkasa. Gemuruh seketika melenyapkan suara-suara yang meriung di segenap kota. Namun, ... [selengkapnya]
oleh Riawani Elyta Untuk alasan dan kepentingan masing-masing, Ravey dan Talitha memutuskan untuk menikah. Pernikahan yang sarat perbedaan dan tak sedikit pun diselipi rasa cinta membuat rumah tangga mereka seakan berjalan di atas bara api. Posisi Talitha makin terjepit saat ibunda Ravey menantangnya untuk ... [selengkapnya]