
| oleh Anjar Anastasia
Kau pasti sudah lupa cara nulis cerpen, Anjar Anastasia. Kebanyakan nulis novel sih...:D Farick Ziat, redaksi cerpen majalah GADIS.
Anjar adalah sahabat sekaligus teman 'seperjuangan' saya waktu kami sama2 memulai karir sebagai penulis cerpen, hampir 20 tahun yg lalu. ... [selengkapnya]
| 
| oleh Ananda Astrid Adrianne, Anastasia Dwirahmi Terik, hiruk-pikuk kendaraan, keramaian, dan aroma hio adalah beberapa hal yang langsung tertangkap begitu memasuki kawasan Pecinan Semarang pada siang hari. Kawasan yang menyimpan sejarah panjang serta peninggalan budaya berharga ini seolah-olah terselimuti oleh aktivitas bisnis yang ... [selengkapnya]
| 
| Silakan ragukan hal apa pun di dunia ini, tapi jangan ragukan cintaku... oleh Anastasia Ervina
Mungkin tidak ada peluh yang tercipta sewaktu kita berkelana dalam labirin perasaan kita masing-masing. Namun sejujurnya, ini lebih melelahkan daripada melipat secarik kertas dan menyulapnya menjadi seribu orizuru. Kita berputar-putar dan berkali-kali bimbang untuk ... [selengkapnya]
|