oleh Akmal Nasery Basral "Soekarno tampak berkaca-kaca. Dia menjabat pria di depannya dengan kehangatan seorang kakak terhadap adiknya. 'Saya akan selalu berdoa kepada Allah agar Dinda kelak menjadi sufuh penerang bagi bangsa ini, baik lewat karya-karya Dinda sebagai pujangga, maupun sebagai ulama.'" [selengkapnya]