Cari berdasarkan:



Bersepeda membelah Pegunungan Andes
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Bersepeda membelah Pegunungan Andes 
oleh: Bambang 'Paimo' Hertadi Mas
> Kisah Nyata » Inspirasional & Spiritualitas
> Travel

Penerbit :    Penerbit Buku Kompas
Edisi :    Soft Cover
Tgl Penerbitan :    2012-05-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    0
Ukuran :    210x140x0 mm
Sinopsis Buku:
LUAR BIASA! Seruan ini kiranya pas dialamatkan pada apa yang telah dilakukan Paimo. Bayangkan, dengan sepeda yang sebagian komponen dibeli dari pasar loak, ia berani melakukan penjelajahan bersepeda sejauh 6.000 kilometer dari La Paz, ibu kota Bolivia, hingga ke ujung terselatan Benua Amerika, Punta Arenas (Cile).

Saat mengawali penjelajahan, Paimo sempat hanya mampu menuntun sepedanya sejauh 17 kilometer. Medan yang berada di lembah dan punggung Pegunungan Andes, rata-rata 3.600 meter di atas permukaan laut, membuatnya sekadar bernapas saja sulit.

Apalagi mengayuh sepeda. Danau garam terbesar di Amerika Selatan, Salar de Uyuni, adalah medan sulit berikutnya. Sejauh mata memandang hanya kristal putih semata. Selepas itu, padang pasir Atacama yang ganas, panas, kering serta bertiupan angin kencang bak tornado kerap menciutkan nyali.




Resensi Buku:



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Abd al Malik (Regis Fayette Mikano)
Rp 39.800
Rp 33.830
Régis menjalani masa kecil yang kelam. Dari tanah airnya, Kongo, keluarganya menuju Prancis demi mengejar impian ayahnya. Ternyata sang ayah ...  [selengkapnya]
oleh Ginan Koesmayadi, Sundea
Rp 65.000
Rp 52.000

Hidup bukan hanya tentang bunga-bunga yang tumbuh indah atau matahari yang bersinar hangat. Hidup juga berarti siap menerima daun-daun yang ...  [selengkapnya]

oleh Rusna Nondi
Rp 68.000
Rp 57.800
"Wanadri itu bagai setitik cahaya di kegelapan."
Salahuddin Wahid (W-0023 POR)
[selengkapnya]
Kisah Nyata Seorang Perempuan yang Menjumpai Tuhan dalam Kematiannya, Lalu Hidup Kembali
oleh Crystal McVea , Alex Tresniowski
Rp 98.000
Rp 83.300
10 Desember 2009, Crystal McVea, seorang ibu berusia 32 tahun dengan empat orang anak, berhenti bernapas. Wajahnya menjadi berwarna biru gelap, lalu ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement