Cari berdasarkan:



Suku Putihnya Asia
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Suku Putihnya Asia 
oleh: Ratih Hardjono


Penerbit :    Gramedia Pustaka Utama
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979511400X
ISBN-13 :    9789795114000
Tgl Penerbitan :    1992-01-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    287
Ukuran :    140x210x0 mm
Sinopsis Buku:
Lewat buku ini Ratih Hardjono yang telah bertahun-tahun bertugas di Australia sebagai wartawan KOMPAS, mengajak kita lebih mengenal negeri kanguru itu. Lewat pengalaman pribadinya yang menggeluti masalah Australia, penulis dengan mata hatinya mengulas Australia dari pelbagai aspek: asal-usulnya; pengaruh alamnya; kebijakan sosial; ekonomi; politik; dan pertahanannya; konflik-konflik kulturalnya; seni dan budayanya serta terutama pada perjalanan panjang mencari jati dirinya. Di samping masalah Aboringin, tak lupa dijepret pula topik-topik yang menjelaskan posisi Australia sekarang, peran sertanya di kawasan Asia Pasifik, serta kepentingan-kepentingan lain yang dalam banyak hal bersinggungan dengan Indonesia.




Resensi Buku:

  auditor
oleh: R. Hendrarpo Miarno Basukiwibowo
nyesel lu kalo gak baca ...

  accountant
oleh: R. Hendrarpo Miarno Basukiwibowo
it's very important to know


Add your review for this book!




Tentang Pengarang:





Buku Sejenis Lainnya:
oleh Nurul Chomaria, S. PSi
Rp 29.000
Rp 24.650
Buku ini memberikan informasi edukatif tentang pentingnya menjaga kualitas makanan bagi seorang ibu selama masa kehamilannya. Dengan menampilkan ...  [selengkapnya]
oleh Lyu Gi-young
Rp 55.000
Rp 46.750
Mungchi dan Sago yang berkunjung ke rumah kakeknya, secara tidak sengaja menemukan sebuah pecahan porselen di tepi pantai. Setelah mendengar cerita ...  [selengkapnya]
oleh Ahn Young Joo
Rp 55.000
Rp 46.750
Kalau tidak ada energi kita tidak dapat melakukan apapun. Jika listrik padam tentu saja penerangan, komputer, telepon, gas, pelayanan air, subway, ...  [selengkapnya]
oleh Do Giseong
Rp 55.000
Rp 46.750
Sains adalah cara untuk mengerti dunia. Setelah manusia zaman dahulu tidak dapat mengerti fenomena alam yang mereka lihat, pada saat ini ternyata ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement