|
4121. | 
| | oleh Other
Rp 75.000 Rp 63.750
Masuknya Islam merupakan salah satu perubahan terbesar sepanjang sejarah Nusantara. Kendati demikian, sejarah periode itu tertutup kabut legenda epik maupun babad dan hikayat yang bertujuan politis. Buku ini menyingkap kabut sejarah masuknya Islam ke Nusantara dengan memakai epigrafi-epigrafi ... [selengkapnya]
|
|
4122. | 
| | oleh Other
Rp 75.000 Rp 63.750
Tinjauan kritis terhadap seni instalasi, patung, dan lukisan Sunaryo periode 1998-2003. Karya-karya Sunaryo pada periode itu dianggap sebagai tanggapan intelektual Sunaryo terhadap prahara politik dan sosial yang terjadi di Indonesia ketika Orde Baru longsor. [selengkapnya]
|
|
4123. | 
| | Bonus 4 Cd Musik Remy Sylado oleh Remy Sylado
Rp 120.000 Rp 102.000 Remy Sylado melepas lima naskah drama yang menantang pemahaman kita selama ini mengenai moral dan nilai-nilai. Dengan cerdas dan kocak, Remy mengaduk-aduk masalah seksualitas sampai etika kekuasaan; dari soal sejarah bahasa Indonesia sampai makna kemerdekaan.
Buku ini juga dilengkapi empat ... [selengkapnya]
|
|
4124. | 
| | oleh Other
Rp 120.000 Rp 102.000 [selengkapnya]
|
|
4125. | 
| | oleh Agus Supangat
Rp 50.000 Rp 42.500 [selengkapnya]
|
|
4126. | 
| | oleh Linda Christanty
Rp 37.500 Rp 31.875
Dalam kumpulan tulisan ini, Linda merambah Asia Tenggara untuk mewawancarai kalangan yang sering dituduh sebagai teroris. Kelompok yang ia wawancarai mulai anggota Forum Pembela Islam (FPI), tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM), warga biasa berbagai kalangan di Malaysia, Patani-Thailand Selatan, ... [selengkapnya]
|
|
4127. | 
| | oleh Tuti Sitanggang
Rp 35.000 Rp 29.750 [selengkapnya]
|
|
4128. | 
| | oleh Mary Burton
Rp 70.000 Rp 59.500 [selengkapnya]
|
|
4129. | 
| | oleh Husain Abdullah, Neneng Herbawati, Andi
Rp 160.000 Rp 136.000 [selengkapnya]
|
|
4130. | 
| | oleh Julia Suryakusuma
Rp 125.000 Rp 106.250 Does the proliferation of jilbabs (headscarves) in Indonesia since 1998 mean the nation has gone hardline? How did democracy happen in Indonesia, which has the largest population of Muslims in the world, and will it stick? Is the term ‘Muslim feminist’ an oxymoron? Do Muslims even like ... [selengkapnya]
|
|