
| oleh Mohamad Sobary
"Terkadang kita malu memandang wajah kebudayaan kita sendiri. Dalam semangat melawan korupsi, semangat yang masih mengepul dan menjadi harapan terbesar masyarakat, kemunafikan muncul di sana-sini. Pejabat tertinggi kerap melindungi anggotanya yang korup. Ini kebiasaan terkutuk di mata ... [selengkapnya]
| 
| oleh Mochamad Farisy Maulana Yusuf Lutfi sangat kesal. Keinginannya meyanyikan lagu Indonesia Raya tidak pernah diperbolehkan. Saking kesalnya, akhirnya dia bernyanyi di atas pohon rambutan. Nasib malang menimpa Lutfi, suaranya terdengar oleh Brahim dan Robin.
Lutfi tak dapat mengelak setiap kemauan Brahim. ... [selengkapnya]
| 
| oleh Khamasasyiah
Hidup adalah kompromi.
Dengan orang lain, diri sendiri, dan kehidupan itu sendiri. Utarakan emosimu. Kebahagiaan, kesedihan, amarah, cinta, harapan. Berdialoglah dengan caramu sendiri, dan sadarilah bahwa ada banyak cara untuk memandang kehidupan dengan lebih ... [selengkapnya]
|