Cari berdasarkan:











Advertisement

Bargin Books Under Rp 25.000
Displaying 19551 to 19560 (of 27814 books)

« Prev |   1952  1953  1954  1955  1956  1957  1958  1959  1960  1961   | Next »



19551.

oleh DR. Jonathan David
Rp 23.000      Rp 19.550
  [selengkapnya]



19552.

oleh Maki Miyoshi
Rp 18.500      Rp 15.725

Siswi SMU, Kako (16 tahun), ...  [selengkapnya]



19553.

oleh Maki Miyoshi
Rp 18.500      Rp 15.725
Kako adalah istri Kouta yang ceria. ...  [selengkapnya]



19554.

oleh Renny Yaniar
Rp 20.000      Rp 17.000

  [selengkapnya]



19555.

oleh Sarwono Kusumaatmadja
Rp 18.000      Rp 15.300
Masih ingat kerusuhan Mei 1998, kerusuhan Ambon dan kasus Jamaah Ahmadiyah... ? Sebenarnya hak minoritas menjadi tanggung jawab siapa...? Politisi dan anggota legislatif masih tidak menganggap ...  [selengkapnya]



19556.

oleh Sarwono Kusumaatmadja
Rp 18.000      Rp 15.300
Semangat kesukuan dan kepentingan golongan yang sempit dan cara-cara kekerasan masih mewarnai kehidupan politik nasional. Sementara kepentingan rakyat sering dijadikan komoditas untuk ...  [selengkapnya]



19557.

oleh Sarwono Kusumaatmadja
Rp 18.000      Rp 15.300
Sejumlah partai politik melakukan aksi diam ketika anggota DPR minta tambahan anggaran untuk urusan remeh-temeh, misalnya pengadaan mobil dinas atau pengadaan laptop untuk masing-masing anggota, ...  [selengkapnya]



19558.

oleh Sarwono Kusumaatmadja
Rp 18.000      Rp 15.300
Apakah partai-partai yang tadinya menyatakan diri peduli lingkungan telah membayar janji mereka, atau jangan-jangan sama ssaja dengan partai yang nyata-nyata tak memiliki program pemeliharaan ...  [selengkapnya]



19559.

oleh Eberhard Puntsch
Rp 21.500      Rp 18.275
  [selengkapnya]



19560.

oleh Nicolo Machiavelli
Rp 25.000      Rp 21.250
Saduran bergambar dari buku legendaris "Il Principe" karya Machiavelli, tentang cara mencapai, merebut, dan melestarikan kekuasaan yang dilakukan oleh para penguasa di Eropa.   [selengkapnya]



« Prev |   1952  1953  1954  1955  1956  1957  1958  1959  1960  1961   | Next »



Advertisement












Cewek-Cewek Tulalit
Deedee dan Meme adalah sepasang cewek tulalit yang ngekos di Pondok Barokah. Mengapa nama kosan mereka Pondok Barokah? Katanya sih biar penghuninya diberikan keberkahan dan bisa lulus kuliah tepat ...   

[selengkapnya]