|
| 21501. | 
| oleh Yuki Midorikawa
Rp 18.500 Rp 15.725 Empat musim dalam usia remaja dipenuhi oleh drama dan kisah cinta. Musim semi, panas, gugur dan dingin, empat musim menyertai kisah empat pasang pria dan wanita yang menemukan cintanya. [selengkapnya]
|
|
| 21502. | 
| oleh Asabuki Mari
Rp 18.500 Rp 15.725 [selengkapnya]
|
|
| 21503. | 
| oleh Niko Wakuhara
Rp 18.500 Rp 15.725
Yuma yang seorang karyawati menyatakan cintanya pada Kira, cowok tampan dengan penampilan elegan yang merupakan klien perusahaannya.
Dia yakin cintanya pasti ditolak, namun di luar ... [selengkapnya]
|
|
| 21504. | 
| oleh Mutsumi Hagiiwa
Rp 18.500 Rp 15.725 Ganko melewati hari-harinya bersama ayah, ibu, dan adiknya. Meskipun agak nakal dan susah diatur, dia sebenarnya adalah anak yang baik hati. Cerita keseharian Ganko yang penuh keceriaan dan keributan ... [selengkapnya]
|
|
| 21505. | 
| oleh Asagiri Yuu
Rp 18.500 Rp 15.725 Ketika pulang dari latihan, Ryu dkk bertemu dengan gerombolan anak nakal yang menggoda Ayano, primadona SMA Kitazono. Melihat hal itu, Ryu segera menghajar para pengacau itu. Setelah melihat senyum ... [selengkapnya]
|
|
| 21506. | 
| oleh Yuki Nakaji
Rp 18.500 Rp 15.725 [selengkapnya]
|
|
| 21507. | 
| oleh Kiyo Fujiwara
Rp 18.500 Rp 15.725
Shin Kosaka selalu bermimpi untuk menjadi seorang dokter. Walaupun kurus, cengeng, penakut, dan berwajah imut ia sangat berdedikasi dan bersemangat dalam mengejar cita-citanya. Ketika gurunya, ... [selengkapnya]
|
|
| 21508. | 
| oleh Kimoto Yuki
Rp 18.500 Rp 15.725
Pernah dengar anak SD jadi desainer terkenal? Pasti belum!
Cerita ini berawal dari kegemaran Hitomi memakai baju-baju keren yang ia desain sendiri.
Bahkan, untuk ... [selengkapnya]
|
|
| 21509. | 
| oleh Mito Orihara
Rp 18.500 Rp 15.725 Ketika salju sedang turun, Chisato malah ingin ke pantai, lho? Bukankah laut lebih asyik dinikmati saat musim panas?
Chisato ingin menikmati pemandangan salju yang turun di permukaan ... [selengkapnya]
|
|
| 21510. | 
| oleh Yuki Midorikawa
Rp 18.500 Rp 15.725 Ketika Kuniyoshi dalam perjalanan pulang, ia melihat Ikeda si pelajar teladan, di sungan sedang mencari buku pelajaran miliknya. Ternyata yang mengambil buku itu Murozono, karena ia ingin mencari ... [selengkapnya]
|
|