|
| 20161. | 
| oleh Maria A. Sardjono
Rp 33.000 Rp 28.050 Menik gamang ketika jatuh cinta pada pandangan pertama pada Iwan. Sikap Iwan yang angkuh membuatnya merasa tak berarti. Ia tahu dirinya tak sepadan. Dia cuma gadis yatim-piatu miskin, yang hidup ... [selengkapnya]
|
|
| 20162. | 
| oleh Netty Virgiantini
Rp 35.000 Rp 29.750 Setelah tiga bulan lamanya pergi tanpa kabar dan alasan yang jelas, Dipa tiba-tiba menghubungi Nala. Ia berjanji untuk datang menemui Nala di suatu tempat yang telah mengukir kenangan indah mereka ... [selengkapnya]
|
|
| 20163. | 
| Menyingkap Tuntas Salah Satu Rahasia Terdahsyat Setelah Kematian oleh Yahya Nuryadi
Rp 29.900 Rp 25.415 [selengkapnya]
|
|
| 20164. | 
| oleh Rudiyant
Rp 40.000 Rp 34.000 [selengkapnya]
|
|
| 20165. | 
| oleh Sunarto
Rp 40.000 Rp 34.000 Kekerasan pada wanita semakin masif. Baik secara aktual maupun simbolikal. Tidak hanya media umum, isi media untuk anak-anak, khususnya televisi, tidak bebas dari kekerasan tersebut.
Buku ini ... [selengkapnya]
|
|
| 20166. | 
| oleh RM Soenarto
Rp 35.000 Rp 29.750 Buku ni merupakan sepilihan tulisan yang memuat memoar atau pengalaman masa lampau oleh seseorang yang berkecimpung dalam media siaran televisi Indonesia sejak awal berdirinya. Penulis memiliki ... [selengkapnya]
|
|
| 20167. | 
| Cetak Ulang dengan Cover Baru oleh Sidney Sheldon
Rp 40.000 Rp 34.000 Ada orang yang mengikutinya. la pernah mernbaca tentang penguntit, tapi mereka adanya di dunia lain, dunia yang penuh kekejaman. la tak punya bayangan siapa orangnya, siapa yang mungkin ingin ... [selengkapnya]
|
|
| 20168. | 
| oleh Korie Latun Rampan
Rp 36.000 Rp 30.600 [selengkapnya]
|
|
| 20169. | 
| oleh Nano Sunartyo
Rp 30.000 Rp 25.500 Kunci lulus tes potensi akademik (TPA) adalah berlatih, berlatih, dan berlatih. Sayangnya, banyak orang salah memilih buku panduan dalam berlatih, sehingga mereka bukan semakin mengerti akan soal ... [selengkapnya]
|
|
| 20170. | 
| oleh Ida Ahdiah
Rp 39.000 Rp 33.150 “… aku memilih menghabiskan masa tuaku di sini, untuk menemani mereka, anak-anak musim panasku,” kata Lakeesha. “Keceriaan anak-anak itu membantu menghapus kenangan pahit masa susahku.”
... [selengkapnya]
|
|